Bagaimana Cara Belajar Pengucapan Bahasa Inggris Sendiri

Bagaimana Cara Belajar Pengucapan Bahasa Inggris Sendiri

Sebagai orang Indonesia kita dilahirkan untuk mampu berbicara setidaknya dua bahasa, bahasa daerah dan bahasa Indonesia. Tentu ini akan memudahkan untuk menguasai bahasa asing lainnya. Tetapi, dialek bahasa daerah yang kental mungkin membuat pengucapan bahasa Inggris terdengar aneh.

Kamu ingin sekali bisa berbicara sebagaimana penutur asli. Jika demikian, kamu harus tahu bagaimana cara belajar mengucapkan bahasa Inggris sendiri. Dengan begitu, kamu tidak akan bingung darimana harus memulai. Mulailah dari sini!

Lihat juga

17 Cara Latihan Bahasa Inggris Efektif Bagi Semua Orang

15 Channel Youtube Terbaik Untuk Belajar Bahasa Inggris

Belajar mandiri Komunikasi bahasa Inggris: Bagaimana saya menghidupkan kembali tekad belajar?

Ketahui alasan mengapa belajar pengucapan bahasa Inggris

Tidak ada orang yang ingin melakukan sesuatu dengan sia-sia. Jika tidak ingin mengerjakan sesuatu dengan sia-sia maka sebaiknya kamu tahu alasan mengapa kamu harus belajar mengucapkan bahasa Inggris. 

Berikut ini adalah beberapa alasan yang mungkin sesuai dengan keadaanmu saat ini. Jadikan alasan mengapa kamu belajar pengucapan sebagai pondasi yang kuat. Agar kamu teguh pendirian untuk terus belajar.

1 – Kesan pertama yang memikat

Kita sering mendengar istilah “don’t judge a book by it’s cover”. Istilah ini muncul karena pada dasarnya kita sebagai manusia seringkali menilai seseorang dari apa yang ditangkap indera.

Saat pertama kali bertemu dengan orang lain, hal pertama yang dinilai sudah tentu penampilan. Apakah pakaianmu rapi, bagus dan cocok? Apakah wajahmu cantik atau tampan? 

Begitu pula dengan kemampuan bahasa. Kesan pertama berbicara pertama kali dengan seseorang akan membentuk penilaian orang lain terhadap kemampuan bahasamu. Apakah pengucapan bahasa Inggris yang kamu lafalkan sudah tepat?

Mengucapkan bahasa Inggris dengan sempurna akan memikat lawan bicara untuk terus berada dalam percakapan. Sebaliknya, pengucapan yang buruk akan melelahkan bagi lawan bicara sehingga mereka ingin segera pergi. 

Jika baru pertama kali bertemu dengan seseorang, hal pertama yang akan kamu katakan adalah perkenalan diri. Jangan ragu untuk terus melatih cara menyampaikan perkenalan diri secara berulang-ulang. Semakin sering dilatih cara kamu memperkenalkan diri akan semakin bagus.

Semakin bagus pengucapan bahasa Inggris, orang asing apalagi penutur asli akan tertarik untuk mengenalmu lebih dalam.

Mari ucapkan lagi cara memperkenalkan diri!

  • Mulai dengan sapaan; Hello, Hi, Good morning (Selamat pagi), Good day (Selamat siang), Good afternoon (Selamat sore), Good evening (Selamat malam), dan lain-lain. 
  • My name is (namamu). (Nama saya (namamu)). 
  • Nice to meet you! (Senang berjumpa denganmu!).

Semudah itu kah? Iya dengan tiga poin di atas kamu sudah berhasil memperkenalkan diri dengan sederhana. Tapi garis bawahi, pengucapan bahasa Inggris harus benar.

2 – Agar lawan bicara memahami maksud yang ingin kamu sampaikan dengan pengucapan bahasa Inggris yang benar

Kita sering berpikir jika dengan menguasai banyak kosakata dan tata bahasa, semuanya sudah cukup. Kamu memang akan mampu berbicara dalam bahasa Inggris, tetapi apakah pengucapan bahasa Inggris tersebut sudah tepat? 

Jika kamu ingin lebih spesifik, cukup melatih mengucapkan bahasa Inggris dari kata yang memiliki kemiripan dengan kata lain. Ketahui perbedaan cara mengucapkan kata-kata berikut ini satu sama lain. 

Contoh

  • Race (reɪs)Lomba
    Raise (reɪz) Angkat
  • Desert (ˈdɛzət)Gurun
    Dessert (dɪˈzɜːt) Makanan penutup
  • Price (praɪs) Harga 
    Prize (praɪz) Hadiah
  • Lose (luːz)Kalah
    Loose (luːs) Longgar
  • Two (tuː) Dua
    Through (θruː) Melalui
  • Snack (snæk) Makanan ringan
    Snake (sneɪk) Ular 

Itu hanya beberapa contoh kata-kata yang diucapkan dengan mirip. Ada banyak lagi kata-kata lain jika kamu ingin memperdalam materi ini.

Jika terjadi salah ucap maka sama dengan membuat bingung. Kesalahan dalam mengucapkan tentu akan merubah makna dari kata tertentu. 

Contoh:

Excuse me, can I sit here? (Permisi, bolehkah saya duduk di sini?)

Excuse me, can I shit here? (Maaf, bolehkah saya… buang air di sini?)

Don't mispronounce sit and shit

Kamu tentu tidak ingin berada dalam situasi di atas bukan?

Jadi, itulah mengapa pengucapan bahasa Inggris yang benar harus kamu pelajari. Jika tidak bisa jadi kamu mempermalukan diri sendiri.

3 – Agar kamu lebih mengerti maksud perkataan lawan bicara

Tidak hanya mempengaruhi pemahaman lawan bicara. Mengucapkan bahasa Inggris yang benar juga mempengaruhi pemahamanmu. Maksudnya, jika pengucapan-mu benar,  maka pengucapan bahasa Inggris yang dilontarkan oleh lawan bicara akan lebih mudah dipahami. 

Telingamu yang biasa mendengar pengucapan yang benar dari diri sendiri akan meningkatkan kemampuan mendengar pengucapan yang benar. Jadi ketika lawan bicara mengatakan satu kata yang mirip dengan kata lain, kamu pasti tahu kata mana yang dia maksud. 

Pada awalnya mungkin akan sangat sulit. 

Penutur asli cenderung berbicara lebih cepat sebagaimana kita berbicara dengan cepat dalam bahasa ibu kita. Akan ada banyak kesalahan yang harus kita lalui dalam memahami maksud yang disampaikan oleh penutur asli untuk pertama kali. 

Hal yang lebih ekstrim lagi adalah berusaha terlalu keras untuk memahami maksud penutur asli dapat membuat sakit kepala. Hal ini wajar karena otak harus melakukan perkembangan untuk membuatkan memori dalam bahasa Inggris. 

Tahapan ini adalah tantangan yang luar biasa. Tetapi ketika berjalan seiring dengan waktu maka semuanya akan menjadi sangat mudah di kemudian hari.

4 – Mengubah kebiasaan di masa lalu

Saat ini kamu mungkin sudah berada di level menengah ke atas dalam hal kosakata dan tata bahasa. Tetapi dari dulu hingga sekarang kamu belum pernah sama sekali  belajar tentang pengucapan bahasa Inggris yang baik dan benar. 

Kamu memang sudah sering latihan berbicara. Namun tanpa mengetahui apakah pengucapannya sudah benar atau belum. Selama ini kamu selalu membacanya tanpa melepas ikatan dialek bahasa ibu. 

Karena sudah terbiasa dari dulu, kamu akan lebih sulit lagi untuk mengubahnya. Tetapi jika tidak berubah sekarang kamu akan tetap mengucapkan setiap kata dengan dialek bahasa ibu seumur hidup. 

Coba bayangkan ini!

Kamu adalah siswa SMA yang sedang belajar bahasa Inggris di kelas. Gurumu meminta setiap anak membaca satu kalimat di papan tulis. Tiba giliranmu untuk membaca.

  • She left her phone on the bus (ʃiː lɛft hɜː fəʊn ɒn ðə bʌs).
    Dia meninggalkan ponselnya di bus.

Kamu tidak tahu bagaimana mengucapkan dengan benar. Petunjuk dari gurumu hanya untuk membacanya terlepas benar atau tidak.

Kamu pun kemudian membaca sesuai dengan pengucapan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kalimat itu kamu baca menjadi, “Si lep her pon on de bus”. 

Satu isi kelas kemudian tertawa dan kamu senang membuat teman-temanmu bahagia atas kekuranganmu. Di lain waktu saat kamu diminta membaca dalam bahasa Inggris, kamu sengaja melakukan itu terus menerus.

Tanpa sadar hal itu menjadi kebiasaan. Alhasil sampai sekarang caramu untuk mengucapkan bahasa Inggris masih dengan pelafalan bahasa Indonesia. Sekarang kamu menyesal dan ingin sungguh-sungguh belajar mengucapkan bahasa Inggris.

Tidak apa-apa. Tiada kata terlambat. Terus belajar sampai ke liang lahat. 

5 – Pengucapan bahasa Inggris yang benar meningkatkan kepercayaan diri

Kembali lagi dengan persamaan antara kesan pertama yang dibawa oleh pakaian yang rapi, bagus dan pantas. Pakaian yang rapi, bagus dan pantas dapat meningkatkan rasa percaya diri. 

Sama halnya dengan mengucapkan bahasa Inggris yang benar. Saat pertama berbicara dalam bahasa Inggris dengan pengucapan yang benar, kepercayaan diri juga ikut bertumbuh. 

Semakin percaya diri, semakin mudah kata-kata keluar dari mulut. 

Tapi jika salah mengucapkan, tidak hanya menimbulkan salah paham tetapi juga tertawaan. 

Sering kali tertawan orang lain atas kesalahan kita tersebut memengaruhi kita. Tanpa sadar juga membunuh rasa percaya diri yang dengan susah payah kita pertahankan.

Oleh karena itu, mulai sekarang kamu harus terus berlatih mengucapkan bahasa Inggris dengan benar. Dengan demikian kepercayaan dirimu juga akan terus meningkat. 

Kamu sudah tahu mengapa mengucapkan bahasa Inggris yang baik dan benar itu penting untuk dipelajari. Sekarang mari kita berlatih dasar-dasar latihan pengucapan. 

Modal awal pembelajaran pengucapan bahasa Inggris standar

Kamu tinggal jauh dari pusat kota dan akses terhadap informasi terbatas. Lalu bisakah  kamu berlatih?

Tentu saja bisa. Kamu bisa mendapat banyak materi mengucapkan bahasa Inggris dari internet; website, channel youtube, blog dan lain-lain. 

Ada banyak cara dan panduan dari berbagai sumber yang bisa kamu pelajari. 

Temukan yang paling cocok dengan cara belajarmu. Jika kamu senang membaca maka bisa mencari artikel terkait. Jika kamu senang melihat bisa mencari video. Jika kamu senang mendengar, kamu bisa mencari lagu-lagu keren yang sedang viral.

Agar bahasa mudah untuk dipelajari oleh semua orang. Para linguist bekerja keras untuk menumpahkan bunyi yang diproduksi oleh alat ucap manusia menjadi satu kode. Kode ini dapat dibaca secara universal, disebut fonem.

Tabel fonem untuk pengucapan bahasa Inggris

Di bawah ini adalah Tabel Fonem dengan 44 suara bahasa Inggris dasar. Untuk melafalkan dengan baik, kamu harus tahu mengucapkan 44 suara ini dengan benar.

Tabel Fonem bahasa Inggris
Tabel Fonem bahasa Inggris

Belajarlah untuk mengenali suaranya. Selain itu kamu harus tahu bagaimana memposisikan mulut baik itu gigi, bibir dan lidah dengan tepat. Kamu harus kerja keras untuk melatihnya dengan benar karena pengucapannya yang berbeda dari bahasa Indonesia.

Jalan pertama pembelajaran yang paling baik adalah melatih mengucapkan bahasa Inggris yang benar. Kemudian melafalkan kata dengan benar. Lalu, melatih pengucapan kalimat yang benar. Dan terakhir yaitu menggabungkan intonasi yang baik.

Selama kamu fokus pada suara yang sangat penting, menurut prinsip Pareto 80/20, kamu dapat menguasai pengucapan dalam 32 hari. Jika diterapkan pada latihan pengucapan, prinsip ini dapat digambarkan sebagai berikut.

80% aksen bahasa Inggris aslimu berasal dari 20% suara dasar
20% usaha, 80% hasil

80% aksen bahasa Inggris aslimu berasal dari 20% suara dasar (8 suara inti).

8 suara inti yang ingin saya bahas disini adalah:

/iː/, /ɜː/, /ɑː/, /eɪ/, /dʒ/, /j/, /θ/, /l/

8 suara ini istimewa karena muncul di 80% kata bahasa Inggris, membentuk tekanan. Sedikit berbeda dari bahasa Indonesia tapi begitu kamu paham dan banyak berlatih, lama-lama kamu akan terbiasa. Tidak ada lagi kata sulit dalam mengucapkan ini.

Tingkat lanjut untuk melatih pelafalan dan intonasi jadi lebih mudah.

Hal ini akan sangat melelahkan di awal karena setiap langkah pertama itu sangat berat untuk dilakukan. Tetapi setelah kesulitan akan ada kemudahan. Jadi dengan berhasil melangkahkan kaki untuk pertama kali, akan menjadi kemudahan di kemudian hari.

Persiapan awal untuk berlatih pengucapan bahasa Inggris

Secara fisik, kamu bisa melakukan beberapa hal dibawah ini untuk mulai berlatih mengucapkan bahasa Inggris.

  1. Melatih pernapasan melalui mulut
  2. Melatih otot bibir dengan menggerakkannya ke segala arah
  3. Melatih otot lidah
  4. Melatih tenggorokan

Selain itu, kamu juga bisa mencoba memperhatikan bagian fonetik dari kata-kata tertentu dari dalam kamus. Lalu menentukan fonem dan mendengarkan pengucapan kata dengan menekan tombol dengarkan. Ucapkan berulang kali setelah mendengarkan untuk melatih kata-kata baru dan melatih pengucapan secara bersamaan.

Ini juga merupakan cara untuk membatasi kebiasaan menebak dan salah pengucapan. Kebiasaan akan sulit untuk diubah kemudian hari.

Penutur asli biasanya berbicara dalam bahasa Inggris menggunakan intonasi. Hal ini dilakukan untuk mengungkapkan perasaannya. Pada saat yang sama, menaikkan dan menurunkan intonasi di akhir kalimat juga menunjukkan arti yang berbeda.

Masih ingatkah Anda dengan contoh intonasi pada question tag yang saya sebutkan di atas?

  • Contoh 1: She is from England, isn’t she?
  • Contoh 2: She is from England, isn’t she?

Penekanan membantu pendengar untuk memahami gagasan utama kalimat.

Dalam komunikasi bahasa Inggris, kecepatan berbicara akan cukup cepat. Kamu tidak perlu mendengarkan setiap kata untuk memahami isi percakapan.

Berkat tekanan pengucapan, kata-kata meluncur dengan lancar. Kamu dapat dengan mudah paham dan berkomunikasi dengan lebih baik.

Kamu harus berlatih merasakan dan mensimulasikan pengucapan penutur asli. 

Gunakan berbagai sumber dengan poin bahwa kamu mendengarkan penutur asli. Dengarkan setiap kata dan kalimat dan terapkan dalam komunikasi. Lalu tidak salah juga jika kamu mencoba meniru cara penutur asli bicara. Praktikkan berulang-ulang.

Langkah demi langkah, sedikit demi sedikit, pelajari juga cara mengekspresikan emosi dalam konteks tertentu. Jika tidak ungkapkan kalimat sesuai dengan perasaanmu sendiri juga tidak masalah.

Kiat belajar pengucapan bahasa Inggris dengan lebih efektif

Berikut ini adalah beberapa tips untuk belajar pengucapan agar lebih efektif.

1 – Berlatih dan belajar pengucapan bahasa Inggris secara online

Tidak peduli kamu cocok belajar dengan gaya pembelajaran seperti apa, kamu bisa latihan berdasarkan topik yang kamu inginkan. Memilih topik yang tepat sesuai minat dapat meningkatkan motivasi.

Jika ada motivasi, berlatih dan belajar akan menjadi lebih menyenangkan. Hal-hal yang dilakukan dengan senang akan membawakan kenyamanan. Kenyamanan akan membuat semuanya jadi lebih enteng alias mudah.

Kamu bisa berlatih mengucapkan bahasa Inggris melalui subtitle film atau acara hiburan dalam bahasa Inggris. Selain mendengarkan penutur asli berbicara, kamu juga bisa langsung praktek sesuai dengan apa yang diucapkan penutur. 

Beberapa program hiburan bahasa Inggris yang bisa kamu jadikan sebagai referensi yaitu; America’s Got Talent, Britain’s Got Talent, atau stand-up comedy show.

Jika kamu seorang peminat musik, kamu juga bisa belajar melalui lagu. Lagu lebih singkat dan lebih menyenangkan untuk diputar berulang-ulang sehingga mudah melekat. Tapi jangan lupa untuk menyesuaikan lagu mana yang cocok dan sesuai kemampuan bahasa Inggrismu.

Selain dalam bentuk video dan lagu, kamu juga bisa belajar dari aplikasi perangkat lunak yang mengajarkan pengucapan.

Mulai dengan topik yang paling kamu suka. Misal kamu suka komedi, maka cari topik tentang komedi. Atau kamus suka sesuatu yang lebih serius, kamu bisa cari tentang politik. Apa saja sesuai minat.

Topik yang tepat sesuai minat menciptakan suasana positif, gembira dan memotivasi. 

Berlatihlah dengan tekun. Dengar, tiru, dan ucapkan berkali-kali. Perlahan tapi pasti, kamu akan meningkatkan keterampilan mendengarkan, berbicara dan pengucapan.

Kamu bisa temukan program hiburan dan lagu di Youtube. Cukup memasukkan kata kunci sesuai topik yang kamu inginkan, kamu akan mendapat banyak video untuk dipilih.

Selain berlatih mendengarkan, berbicara, dan mengucapkan, itu juga sekaligus menghibur. Satu kali kayuh, dua tiga pulau terlampaui. 

2 – Biasakan mencari kata di kamus dan membuat catatan fonem

Mencari kata di kamus, membuat catatan fonem, dan latihan pengucapan tidak hanya meningkatkan pengucapan. Kesalahan dalam pengucapan bahasa Inggris juga bisa dikurangi. Selain itu, kosakata untuk komunikasi dalam bahasa Inggris akan lebih meningkat dari sebelumnya. 

Ingat. Catat beberapa contoh kalimat yang lebih baik. Kalimat-kalimat ini akan membantu menambah daftar kalimat untuk komunikasi yang lebih baik. Jika bisa membuatnya sesuai konteks maka akan lebih mudah untuk diterapkan.

Meskipun dunia sudah serba digital. Tidak ada salahnya kamu memiliki buku catatan dan menulis. Menulis memang memakan waktu tetapi sangat ampuh untuk bertahan lebih lama di otak. 

Jika kamu malas menulis, jalan terbaik adalah memanfaatkan perangkat digital. Cukup copy paste dalam satu dokumen. Tapi kamu harus merapikan catatan kamu agar mudah dipelajari kemudian hari jika kamu ini meninjau ulang. 

3 – Berlatih pengucapan bahasa Inggris yang benar sebanyak mungkin

Tips pertama yang bisa saya sarankan adalah berdiri di depan cermin dan berlatih pengucapan. Kamu bisa melihat posisi mulut, mengatur lidah, gigi, dan bibir dalam bentuk yang tepat. Jangan lupa untuk bernafas dengan benar.

Selain itu berlatih memutar atau menggulung lidah juga merupakan cara yang baik. Dengan demikian lidah jadi lebih fleksibel untuk bergerak ke segala arah.

Kamu bisa membaca sebagian cerita atau cerita pendek di bawah ini untuk mulai berlatih. Cara ini tidak hanya melatih pengucapan dan melatih kata-kata tetapi juga menambah kosakata dan tata bahasa yang sesuai.

Satu cerita pendek untuk berlatih mengucapkan bahasa Inggris
Satu cerita pendek untuk berlatih mengucapkan bahasa Inggris

Terakhir, kamu harus berkomunikasi lebih banyak dengan teman satu kelas, guru, dan penutur asli. Ingat, tujuan kamu belajar adalah untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Jangan takut akan kesulitan yang kamu hadapi demi kesuksesan.

4 – Rekam suara saat berlatih pengucapan bahasa Inggris

Selain mendengar suara dari penutur asli secara berulang-ulang, kamu harus merekam suaramu sendiri. 

Dengarkan suaramu dan rekam baik melalui ponsel, laptop, atau alat khusus merekam. 

Mendengarkan suara sendiri adalah cara untuk mendeteksi dan mengoreksi kesalahan sendiri. Selain itu kamu juga bisa melatih intonasi ala orang barat. 

Rekaman pertama mungkin memalukan atau bahkan terdengar sangat buruk. Tapi tetap gigih karena kamu akan segera menyadari kemajuan. Tetap semangat.

5 – Sabar dan pantang menyerah sebelum berhasil

Jika ada kemauan, pasti ada jalan”, begitu kata pepatah mengatakan. Tidak hanya cocok untuk kehidupan secara umum, pepatah ini sangat cocok sebagai kunci keberhasilan dalam belajar. 

Tidak peduli apa pun. Luangkan waktu 30 menit sehari untuk belajar dan berlatih pengucapan. 

Jika kamu bosan dan akan menyerah, kamu harus mencari cara lain agar tetap dalam mood yang bagus. 

Tetap percaya diri dalam berkomunikasi.

Banyak orang yang memiliki pengucapan yang baik tetapi rasa malu lebih tinggi. Mereka tidak berani mengekspresikan diri karena takut salah. 

Jangan batasi bakat alam yang anda miliki. Buatlah lebih banyak kesalahan kemudian lupakan. Kesalahan mungkin memalukan, tetapi pelajaran yang baik untuk masa yang akan datang. 

Jadi lebih terbuka dan percaya diri saat berlatih dengan orang lain. Semakin banyak berbicara bahasa Inggris, hal-hal menarik akan terus datang. Begitu juga dengan teman baru penutur asli akan semakin banyak kamu dapatkan. 

Beberapa catatan saat belajar pengucapan bahasa Inggris

Fonem yang cukup mirip jadi membingungkan

Apakah kamu tahu perbedaan vokal panjang dan pendek? Apakah kamu bisa membedakan dan mengucapkan vokal di bawah ini dengan benar?

/i:/ dan /ɪ/

/u:/ dan /ʊ/

Jika itu masih asing dan kamu belum tahu perbedaan cara mengatur bentuk mulut agar sesuai, silahkan cari tahu lebih lanjut.

Bunyi dari kedua fonem di atas berbeda walau pada posisi yang sama pada setiap kata. Jika kamu tidak memperhatikan perbedaan dan pengucapan yang benar, maka akan membingungkan.

Sebagai contoh

Bedanya "leave" dan "live"
Bedanya “leave” dan “live”

Jadi bagaimana cara menguji kemampuan untuk meningkatkan pengucapan?

Saat ini, ada beberapa software pengucapan yang mendukung dan bisa menguji pengucapan bahasa Inggris seperti:

TFlat – Latihan pengucapan (Google Play)

Pronunciation Power (App Store)

Kamu hanya perlu menggunakan komputer atau smartphone untuk menginstal aplikasi ini. Luangkan waktu 15 hingga 30 menit setiap hari untuk membaca, mendengarkan, dan melatih pengucapan. Jangan lupa untuk berlatih secara teratur untuk meningkatkan pengucapan bahasa Inggris.

Jangan mengasimilasi bahasa Inggris seperti bahasa Indonesia

Meng-indonesia-kan bahasa Inggris adalah kesalahan terbesar yang sering kita buat. 

Sering kali pengucapan satu kata dalam bahasa Inggris kita ucapkan dengan kaidah bahasa Indonesia.

Jika saat ini kamu punya waktu untuk berjalan-jalan di toko buku bagian bahasa, kamu akan dengan mudah menemukan buku komunikasi bahasa Inggris yang memandu pembelajar dengan cara “Indonesia”. Mungkin tujuan penulis adalah untuk memudahkan pelajar untuk melihat, membaca dan mengucapkan sendiri.

Namun, justru sebaliknya membuat bahasa Inggris kita terdengar aneh. Belum lagi beberapa suara dalam bahasa Inggris yang sama sekali berbeda dari pengucapan dalam bahasa Indonesia. Hal ini menjadi kerugian yang sebaiknya kamu hindari.

Poin penting adalah berlatih mendengarkan pengucapan yang benar. Kemudian tiru posisi mulut dan melatih pengucapan.

Bedakan pengucapan “R” dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia

Pengucapan huruf “R” dalam bahasa Inggris sangat jauh berbeda dari bahasa Indonesia.

Jika “R” dalam bahasa Indonesia diucapkan dengan tegas, dalam dan bergetar, “R” dalam bahasa Inggris diucapkan ringan, menggantung dan tidak bergetar. 

Pengucapan dengan menggunakan tenggorokan bagian bawah akan membantu bahasa Inggris kita terdengar lebih “Barat” dan jauh lebih standar.

Namun, hanya dengan latihan terus-menerus, kamu akan dapat mengontrol pengucapan di tenggorokan bagian bawah agar sesuai dengan bahasa Inggris.

Epilog

Setelah menguasai semua langkah pengucapan serta melatih keterampilan mendengarkan, saatnya bagimu untuk memulai beraksi. Ini akan menjadi pengalaman yang menarik.

Selain itu, berlatih berpikir dalam bahasa Inggris, berlatih teknik berbicara, dan refleks yang baik akan membantu mengatasi situasi dalam komunikasi bahasa Inggris yang sebenarnya.

Setiap perjalanan menuju garis finish dengan cara yang baik membutuhkan ketekunan dan persiapan yang matang. Hal yang sama berlaku untuk belajar pengucapan bahasa Inggris, kosakata, tata bahasa, dan lain-lain. Proses pelatihan ini membutuhkan kesabaran, kerja keras, kepercayaan diri dan jadwal pelatihan pengucapan yang wajar.

Kami berharap kamu akan berkonsultasi dan memilih sendiri metode yang cocok untukmu. 

PS: Jika kamu punya kritik atau saran, silahkan menuliskannya di kolom komentar di bawah ya!

Jangan lewatkan

Rahasia Berbahasa Inggris Otodidak Yang Membantu Anda Membuat Kemajuan Besar Hanya Dalam [7 Hari]

Belajar Bahasa Inggris Dengan Tujuan Jelas – Metode Belajar Mandiri Paling Efektif [2021]

Seru Banget! Tips Belajar Bahasa Inggris Untuk Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *